“ Aku tak
bisa hidup tanpamu, kamu berada
di aliran darahku,
kamu adalah nafasku, aku tak
ingat makan,
tak
ingat minum,
tak
ingat bobo, tak ingat mandi
dll.
semua itu karena mengingat kamu...”.
Mungkin kata-kata lebay dan alay diatas tak asing lagi kita dengar dari mulut seseorang yang tengah dimabuk asmara. Dalang dibalik keadaan tersebut
adalah hormon fenylethilamin. Selain hormon fenylethilamin ada juga hormon adrenalin. Sebagian pengaruh dari adrenalin ada yang mirip dengan fenylethilamin, yaitu mempercepat nafas. Selebihnya
ada lagi hubungannya dengan, "tak ingat makan, tak ingat minum..". Ketika hormon ini
bekerja, efek yang ditimbulkan dapat menghilangkan nafsu
makan karena organ pencernaan jadi bekerja lebih lambat.
Nah, yang berikutnya rada-rada menakutkan. Rupanya, selain hormon dopamine yang bekerja selayaknya kokaine, ada juga
hormon yang bekerja selayaknya morphine. Hormon
ini bernama endorpin. Endorpin
dikatakan adalah morfinnya tubuh karena memang sifatnya
yang seperti morfin (tahukan morfin ?, masih sejenis narkoba juga loh..). Hormon ini sebenarnya
hanya akan muncul ketika kita merasakan sakit,
kegembiraan, dan orgasme. Namun, rupanya
ketika kita jatuh cinta, hormon ini
juga bekerja, oleh karena itu orang yang jatuh cinta merasa bahagia (kadang-kadang membuat senyum-senyum sendiri). Uniknya ketika Anda memakan
cokelat, hormon endorpin ini juga
akan
dihasilkan. Itulah sebabnya ada baiknya apabila kita memberikan hadiah cokelat kepada pasangan kita. :)
Selain itu ada juga vasopresin. Hormon
ini memiliki peranan dalam kegiatan sexual. Hormon ini dapat menekan sekresi
air, berperan sebagai antidiuretik yang dapat mengatur pengeluaran urin. Tanpa hormon ini, Anda sudah pasti memerlukan bantuan pampers karena
tidak bisa mengatur air kencing sendiri.
Dan yang terakhir adalah oxytocine yang merupakan hormon
yang terkait dengan perasaan kepuasan. Ketika Anda memeluk atau membelai pasangan Anda, hormon
ini akan dihasilkan di
hipotalamus.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar